KAJIAN REVITALISASI MODA TRANSPORTASI TRADISIONAL BECAK SEBAGAI KENDARAAN WISATA DI KOTA BANDUNG

Jumat, 20 November 2020 - 13:15
KAJIAN REVITALISASI MODA TRANSPORTASI TRADISIONAL BECAK
SEBAGAI KENDARAAN WISATA DI KOTA BANDUNG
 
 
Ketua :Gema Arifrahara, M.Ds
 
 
Becak merupakan alat transportasi jarak dekat yang sudah sejak dahulu menjadi moda yang digunakan untuk mengantarkan penumpang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan tenaga manusia. Moda transportasi tradisional ini sudah sangat dikenal dan terjangkau karena bentuknya yang sederhana dengan ukuran yang relatif kecil dan  mampu melaju kurang lebih 10-5 km/jam dengan muatan. Saat ini kendaraan ini sudah tersisih digantikan dengan kendaraan bermotor yang lebih efisien dan memiliki daya angkut besar dan daya tempuh lebih cepat.
 
Moda transportasi tradisional sudah semakin ditinggalkan namun dibeberapa titik dipusat kota masih terlihat beroperasi. Meski pemerintah daerah senantiasa melakukan penertiban karena kehadirannya dapat mengganggu atau menghambat lalu lintas dan mengurangi keindahan kota. Penelitian ini lebih menitikberatkan pada upaya memberikan konsepsi  solutif dengan mengamati perkembangan yang ada saat ini. Pengungkapan secara deskriptif kualitatif dapat mengetahui karakteristik objek secara umum maupun khusus. Melalui analisa yang juga menggunakan studi perbandingan dengan contoh kasus di daerah lain yang sedikit banyak memiliki kemiripan permasalahan.
 
Luaran dari analisa ini merupakan bentuk ide dan konsep yang  secara khusus dapat diimplentasikan dalam suatu kawasan wisata yang terpadu. Dibutuhkan penelitian lanjutan yang akan lebih memfokuskan pada ekosistem wisata dikota Bandung yang  menjadi indikator dalam penerapannya. Dukungan dari pihak-pihak terkait atau yang secara tidak langsung akan lebih mempercepat implementasi dari konsep revitalisasi moda transportasi wisata becak.