Pemanfaatan Critical Path Method (CPM) Dalam Perancangan Dan Penjadwalan Proyek

Sabtu, 21 November 2020 - 11:27
Pemanfaatan Critical Path Method (CPM) Dalam Perancangan Dan Penjadwalan Proyek
 
Ketua : Sufa’atin, S.T, M.Kom
Anggota : Riani Lubis, S.T, M.T
 
Proyek adalah sarana untuk menaggapi permintaan yang dapat diatasi dengan sarana strategi dalam tingkat organisasi tertentu, dengan melakukan kegiatan usaha sementara dan tidak berulang untuk menciptakan produk atau jasa yang unik [1]. Manajemen proyek adalah gabungan dari penerapan, pengetahuan, alat dan teknik untuk mengendalikan proyek agar memenuhi persyaratan yang ditentukan yang biasanya mencakup, namun tidak terbatas: scope, quality, schedule, budget dan risk, dimana tahapan atau proses manajemen proyek tersebut adalah initiating and planning, executing, monitoring and controlling, closing [1]. Salah satu bidang proyek yang ada adalah proyek konstruksi yang ada di PT.XYZ. Proyek konstruksi yang dikerjakan oleh PT.XYZ yaitu proyek pembangunan gedung. Proyek ini sering mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya penyebab keterlambatannya adalah jadwal pengerjaan pekerjaan proyek yang tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan, tidak adanya jalur kritis dalam pelaksanaan proyek yang dapat mengetahuai pekerjaan-pekerjaan mana yang dapat ditunda dan pekerjaan-pekerjaan mana yang tidak dapat ditunda dalam penyelesaiannya yang dapat berpengaruh pada keseluruhan proses kerja proyek. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membuat perancangan, penjadwalan dan jalur kritis adalah Critical Path Method (CPM). CPM merupakan salah satu metode jaringan kerja yang memiliki serangkaian komponen-komponen kegiatan dengan total jumlah waktu terlama dan menunjukkan kurun waktu penyelesaian tercepat. Dengan menggunakan CPM penjadwalan proyek dan jalur kritis proyek dapat terlihat lebih jelas sehingga proyek dapat selesai tepat pada waktunya.